BERITA KESEHATAN BERITA UNIK

Ini 8 Cara untuk Mencegah Kelelahan pada Mata

Ini 8 Cara untuk Mencegah Kelelahan pada Mata

Ini 8 Cara untuk Mencegah Kelelahan pada Mata

KORANPALAPA, Ini 8 Cara untuk Mencegah Kelelahan pada Mata. Dampak pandemi corona masih terasa. Sejumlah orang masih bergantung pada gadget untuk menunjang pembelajaran jarak jauh dan bekerja dari rumah.

Mereka yang melakukan school from home (SFH) atau bekerja dari rumah (WFH) harus menatap layar gadget setidaknya 5 jam dalam sehari.

Tindakan ini tentu menimbulkan rasa lelah pada mata.

Tak hanya itu, kegiatan membaca buku atau mengendarai kendaraan dalam jangka waktu lama juga mengakibatkan kelelahan mata.

Kelelahan mata lebih sering terjadi akibat penggunaan perangkat digital seperti komputer, smartphone, dan tablet yang lebih dikenal dengan computer vision syndrome atau kelelahan mata digital.

Umumnya, kelelahan mata dapat diobati dengan metode non-invasif yang sederhana.

Namun, mata lelah atau iritasi mata yang berkepanjangan mungkin merupakan tanda dari sesuatu yang lebih serius dan harus dikonsultasikan dengan dokter.

Gejala mata lelah

Kelelahan mata dapat terjadi setelah berfokus pada satu tugas tertentu untuk jangka waktu yang lama. Beberapa gejala kelelahan mata meliputi:

  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Mata iritasi yang terlihat memerah atau terasa kering
  • Nyeri atau tegang di leher, bahu, atau punggung.

Penyebab umum kelelahan mata:

Ada beberapa tindakan yang dinilai menjadi penyebab umum dari kelelahan mata, antara lain:

  • Berfokus pada satu tugas untuk waktu yang lama, misalnya mengemudi atau membaca
  • Berada di lingkungan dengan penerangan yang tidak memadai, terlalu redup atau terlalu terang
  • Terasa stres atau tegang pada titik tertentu
  • Mengalami penglihatan yang buruk atau masalah mata seperti mata kering

Setelah mengetahui hal apa saja yang menjadi pemicu terjadinya kelelahan mata, kita dapat melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut:

8 Cara untuk Mencegah Kelelahan pada Mata

Terapkan prinsip 20-20-20

Umumnya, kelelahan mata terjadi saat seseorang melakukan satu aktivitas dalam jangka waktu yang terlalu lama tanpa istirahat.

Oleh karena itu, seseorang harus beristirahat setidaknya setiap 20 menit dengan melihat suatu obyek dengan jarak sejauh 20 kaki selama 20 detik.

Bisa juga dengan melakukan aktivitas lain yang menuntut pengguna mata yang berbeda, misalnya dengan berjalan-jalan di luar ruangan.

Cara ini dikenal sebagai terapi 20-20-20.

Atur posisi layar

Kemudian, pastikan seseorang melihat perangkat digitalnya pada jarak yang benar dan posisi yang tepat, setidaknya berjarak sejauh satu lengan.

Selain itu, ada juga tips praktis lain agar tulisan pada layar terbaca dengan jelas, yakni dengan memperbesar teks pada layar agar sesuai dengan tingkat kenyamanan.

Gunakan pencahayaan yang tepat

Pencahayaan yang buruk, seperti redup atau terlalu terang juga menjadi salah satu pemicu kelelahan mata.

Selain itu, jika kita membaca namun dengan posisi membelakangi cahaya juga dapat menyebabkan kelelahan pada mata, apalagi jika seseorang sedang membaca buku.

Tindakan lain untuk mencegah kelelahan mata dengan faktor pencahayaan yakni menonton TV sambil meredupkan lampu ruangan.

Pastikan layar yang Anda lhat juga cukup terang dan sesuaikan kecerahan sesuai kebutuhan. Jika terlalu silau dapat menyebabkan kelelahan mata.

Baca juga : Mana yang Lebih Baik Konsumsi Buah, Jus atau Smoothie?

Minimalisir gerak mata dan leher

Beberapa aktivitas dalam bekerja seperti menyalin formulir atau catatan cenderung membutuhkan kerja ekstra pada mata dan leher.

Oleh karena itu, Anda harus memposisikan perangkat elektronik Anda untuk menghindari keharusan menggerakan mata, leher, dan kepala terlalu sering.

Cara lain yang dapat dicoba yakni dengan menempatkan materi di antara keyboard dan monitor Anda, sehingga mengurangi kelelahan mata.

Pakai obat tetes mata

Berfokus pada suatu hal secara intens dapat menyebabkan pengurangan otomatis mata berkedip per menitnya.

Saat Anda kurang berkedip, maka mata Anda bisa menjadi kering dan teriritasi.

Kendati demikian, Anda dapat mengatasi dengan penggunaan obat tetes mata atau bisa juga dengan berkedip lebih sering saat menggunakan layar untuk mencegah mata kering.

Periksa kualitas udara di sekitar

Selain itu, melakukan suatu aktivitas di lingkungan dengan kualitas udara yang buruk dapat mengganggu kesehatan mata.

Lingkungan dan tempat yang kering atau tercemar dengan kipas dan unit pemanas atau pendingin dapat menyebabkan kelelahan mata.

Oleh karena itu, diperlukan usaha yang dapat mengurangi kelelahan mata, seperti:

Meningkatkan udara dengan pelembab udara
Mematikan sistem pemanas dan pendingin ruangan
Pindah ke tempat yang tidak memiliki masalah udara yang sama

Pakai kacamata yang tepat

Selain itu, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan apakah Anda memerlukan kacamata khusus untuk mengurangi kelelahan mata.

Bisa juga Anda memerlukan lensa, perangkat, atau terapi mata khusus untuk aktivitas yang menyebabkan ketegangan.

Lapisan dan warna tertentu pada lensa dapat membantu mata Anda, atau Anda menemukan bahwa perlu memotong waktu Anda memakai lensa kontak untuk membantu mengistirahatkan mata Anda.

Kurangi waktu untuk dihabiskan untuk satu aktivitas

Cara sederhana untuk menghindari kelelahan mata adalah dengan membatasi waktu Anda terpapar pada satu aktivitas yang membutuhkan fokus yang intens.

Selain itu, cobalah untuk menghabiskan lebih sedikt waktu menggunakan gadget.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *